Cara Menanam Jagung dengan Benar agar Hasil Panen

Cara Menanam Jagung dengan Benar agar Hasil Panen

Cara menanam jagung

Cara Menanam Jagung dengan Benar agar Hasil Panen

kondisi tumbuh

Meskipun menanam jagung manis tidak terlalu sulit, jagung manis masih membutuhkan kondisi tumbuh untuk menghasilkan bulir jagung yang besar dan hasil yang melimpah.

Berikut syarat-syarat menanam tanaman jagung:

Padahal, tanaman jagung bisa ditanam di semua jenis tanah. Di atas segalanya, bagaimanapun, tanah harus subur, gembur dan humik.
Jenis tanah yang cocok untuk tanaman jagung adalah Andasol, Gambut, Grumusol dan Latasol.
Tanaman jagung toleran terhadap kadar pH pada kisaran 5,5 hingga 7,5. Namun, pertumbuhan optimal adalah pada pH 6,9.
Suhu terbaik untuk tanaman jagung adalah antara 22 dan 30 derajat Celcius.
Jumlah curah hujan terbaik berkisar antara 250 hingga 5000 mm/tahun.
Lahan terbuka dengan paparan sinar matahari langsung.

Persiapan benih jagung

Memilih benih jagung manis yang berkualitas membutuhkan ketelitian yang tinggi. Namun, benih yang dipanen sebaiknya tidak digunakan karena cukup berisiko.

Ada beberapa alasan mengapa sebaiknya Anda tidak menggunakan benih hasil panen. Saat ini tanaman jagung manis telah melalui banyak cara kimia untuk mencapai hasil yang tinggi. Namun, efek pada regenerasi agak kecil karena hasil panen yang ditanam oleh jagung berbeda dari hasil yang dicapai sebelumnya.

Benih jagung paling baik dibeli di toko pertanian dengan benih hibrida, yang terbukti memiliki kualitas terbaik dan mampu menghasilkan hasil yang sangat baik. Dengan cara ini kami meminimalkan 1 kesalahan awal yang terjadi terutama selama proses penanaman jagung manis.

Juga, tidak perlu disemai, jika Anda sudah memiliki benih yang Anda inginkan, cukup taburkan di tanah yang sudah disiapkan.
persiapan lahan

Kita perlu mencari lahan terbuka dengan sinar matahari langsung. Ketika Anda menemukan tanah, bersihkan tanah dari gulma, gulma, dan batu.

Kemudian gembur tanah dengan membajak atau mencangkul. Proses penggemburan tanah ini sangat baik untuk pertumbuhan jagung. Kemudian menyuburkan tanah.

Pemupukan ini dilakukan dengan tujuan agar tanah menjadi subur. Kotoran hewan harus digunakan untuk pemupukan. Setelah itu, tanah dibiarkan selama 2 minggu.
proses penanaman

Proses penanaman jagung manis selanjutnya adalah penanaman. Waktu terbaik untuk menanam adalah pagi dan sore hari saat cuaca tidak terlalu panas dan tidak hujan.

Saat itu tanah masih basah. Dengan cara menanam jagung manis yang benar, ada beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum menanam.

Buat lubang berdiameter 8 cm di tanah.
Kedalaman lubang sekitar 10 cm
Jarak antar lubang sekitar 35 cm

Setelah persiapan selesai, benih dapat langsung dimasukkan ke dalam lubang, kemudian ditutup dengan tanah. Kemudian air secukupnya agar tanah tetap lembab.
Perawatan dan Pemeliharaan
penyiangan

Buang gulma dan tumbuhan liar di sekitar tanaman jagung agar pertumbuhan tanaman jagung tidak terganggu. Gulma dan gulma yang tidak dibersihkan dapat mencuri unsur hara di dalam tanah.
irigasi

Tanaman jagung membutuhkan air terutama pada awal tanam, pembungaan (50 hari setelah tanam) dan pengisian benih (60 sampai 80 hari setelah tanam).

Dan pada saat jagung berbunga, tanaman membutuhkan lebih banyak air, namun perlu diimbangi dengan sinar matahari yang cukup. Jika musim hujan maka irigasi tidak diperlukan.
pasca pembuahan

Untuk menambah unsur hara pada tanah, lebih baik memberi pupuk. Pupuk yang diberikan dapat berupa pupuk organik seperti kompos dan pupuk kandang, serta pupuk anorganik berupa urea dan NPK.
Pengendalian Hama dan Penyakit

Jenis penyakit dan hama kebanyakan merusak daun, akar, biji dan bunga tanaman jagung. Keadaan ini sangat tidak menguntungkan bagi petani karena mempengaruhi produktivitas panen jagung.

Hama yang sering menyerang: Cacing kremi, lalat biji, kutu daun, cacing telinga, cacing daun, ulat grayak, penggerek batang dan cacing tanah.
Penyakit yang umum menyerang: karat, penyakit bercak ungu, bulai, jamur.

Langkah yang bisa dilakukan:

Menggunakan benih yang tahan hama dan penyakit
Dengan musuh alami
Gunakan teknik agronomi
Gunakan disinfektan sebelum menanam benih.

Sumber :