17-Dalil-Tentang-Keutamaan-Bersedekah

17 Dalil Tentang Keutamaan Bersedekah

17 Keutamaan Sedekah Menurut Al-Qur’an dan Hadits – Pada kesempatan kali ini Dutadakwah akan membahas tentang keutamaan sedekah. Sudah tidak asing lagi mendengar istilah shadaqah. Bersedekah merupakan bukti keimanan dan ketaatan manusia kepada Allah SWT. Sedekah tidak dipaksakan, melainkan panggilan dari hati dan jiwa untuk melakukannya dengan ikhlas dan membahagiakan hati orang lain.

Berbicara tentang sedekah itu luas. Karena sedekah tidak hanya dalam bentuk harta, tetapi juga dalam bentuk ibadah fisik. Misalnya membantu sesama dengan tenaga dan kecerdasan, memberikan dukungan untuk keluarga, tersenyum, berbagi ilmu, berdzikir, bahkan menjalin hubungan antara laki-laki dan perempuan. Namun yang lebih penting, harta benda yang kita miliki juga harus disumbangkan kepada orang yang membutuhkan.

 

17-Dalil-Tentang-Keutamaan-Bersedekah

 

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman https://www.dutadakwah.co.id/ Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

Nabi berkata, “Kamu menyingkirkan batu, duri dan tulang dari tengah jalan, itu memberimu sedekah.” (HR Bukhari)

“Senyumanmu untuk kakakmu adalah sadaqa.” (HR. At-Tirmidzi).

Allah SWT banyak memberikan pahala kepada orang yang suka dan suka beramal. Untuk mengetahui keutamaan bersedekah, simak penjelasannya berikut ini:

17 Keutamaan Bersedekah Menurut Alquran dan Hadits

Keutamaan bersedekah menurut Al-Qur’an dan Hadits adalah sebagai berikut:

1. Berbagai pahala dari Allah SWT.

 

Seperti yang dikatakan Allah Ta’ala:

إِنَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ أَجْرٌ

Artinya, “Sesungguhnya orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan memuja Allah niscaya akan berlipat ganda (pahala) dan ada banyak pahala bagi mereka.” (Surat Al-Hadid: 18)

Hadis Qudsi mengatakan: “Barangsiapa ingin bersedekah, kecepatan Allah dalam membalasnya lebih dari sekedar gerakan sedekah.”

Dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 261, Allah SWT berfirman, yang artinya: Perumpamaan orang yang menyumbangkan hartanya di jalan Allah (shodaqoh) adalah seperti (orang yang menanam) benih yang tumbuh tujuh untaian dan setiap untai berisi seratus biji dan Allah mengalikan (jawaban) oleh orang yang diinginkan, dan Allah Maha Luas (Rahmat-Nya), Maha Mengetahui. “(Surat Al-Baqoroh: 261)

2. Berteduh di hari terakhir

Salah satu tipe orang yang mendapat perlindungan di penghujung hari adalah orang yang suka bersedekah. Dan dia bersembunyi dari tangan kirinya. Nabi SAW bersabda yang artinya:

“Seseorang yang memberi dengan tangan kanan kemudian menyembunyikan amal hingga tangan kirinya tidak tahu lagi apa yang diberikan tangan kanannya.” (HR. Bukhari)

3. Hapus dosa

Nabi SAW bersabda, “Memberi sedekah bisa menghapus dosa ketika air memadamkan api.” (HR. At-Tirmidzi).

Namun, ini tidak berarti bahwa dosa akan dihapus begitu saja tanpa pertobatan dan perbuatan baik. Seperti perbuatan asusila mendapatkan harta benda secara ilegal. Tentu saja tidak akan menghapus dosa-dosanya.

4. Bisa berpisah dengan neraka

Amal tidak hanya dikaitkan dengan kekayaan ketika Anda memiliki makanan dan pakaian, apa pun yang bermanfaat bagi orang lain. Nabi Saw bersabda, “Berilah sedekah untuk kalian semua, karena sedekah memang merupakan pemisahan dari neraka.”

Nabi berkata, “Jauhi api neraka bahkan dengan (sedekah) tanggal.” (Muttafaqun ‘alaih)

5. Padamkan panas alami kuburan

Nabi SAW bersabda: “Sesungguhnya sedekah akan benar-benar mampu memadamkan panasnya kuburan bagi penghuninya, dan orang-orang beriman akan berteduh di bawah bayang-bayang sedekahnya.” (HR. At-Thabrani).

6. Umur panjang

Dalam salah satu hadits dikatakan: “Sesungguhnya ada lima hal dalam zakat, yaitu menjadi obat penyakit, sedekah dapat menambah hartanya, Allah akan menghindari celaka dari mereka, Engkau akan menjembatani shiratal Mustaqim seperti kilat dan mereka akan masuk surga tanpa dihakimi atau disiksa.

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Sesungguhnya sedekah seorang muslim dapat menambah umurnya, mencegah kematian yang jahat (su’ul khotimah), Allah akan menghilangkan kesombongan, kemiskinan dan harga dirinya.” (HR. Thabrani).

7. Praktik yang berhenti hanya setelah kematian

Dilaporkan dari Abu Hurairah, semoga Allah meridhoi dia, bahwa Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) bersabda: ”

8. Tambahkan kekayaan

Jika kami ingin memberikan handout, jangan takut kehilangan uang. Karena sedekah berkembang, meluas dan membuka pintu penghidupan. Nabi (damai dan berkah dari Allaah besertanya) bersabda: “Mata pencaharian orang yang memberi tidak akan berkurang kecuali jika meningkat, meningkat dan meningkat.”

Dalam Alquran surat saba ayat 39, Allah SWT berfirman, “Apapun kekayaan yang Anda tanamkan, Allah pasti akan menggantikannya dan Dia adalah pemberi yang terbaik.”

9. Pengobatan penyakit

Dengan izin Allah SWT, bersedekah dapat menyembuhkan berbagai penyakit lever. Karena beramal bisa menyucikan hati, pikiran dan dengan izin Allah SWT meringankan dan penyakit yang suka bersedekah menjadi sembuh. Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) berkata, “Rawat orang sakit di antara kamu dengan memberi sedekah.”

10. Memfasilitasi kematian suci

Dari Hasan Rasulullah, SAW menyebutkan kematian, kesusahan dan kesakitannya, lalu bersabda yang artinya: “Kematian adalah kecepatan tiga ratus pukulan dengan pedang”. Dengan bersedekah insya, Allah SWT akan sangat membantu meringankan sakaratul tol.

11. Bebaskan murka Allah SWT

Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Sedekah meringankan murka Allah dan menangkal atau meringankan sakitnya kematian”.

12. Pengintaian kuburan

Ketulusan dalam bersedekah dapat memberikan informasi di dalam kubur. Amalan yang satu ini niscaya merupakan jawaban dari Allah SWT.

13. Sebagai pembela dan perantara bagi orang yang bersedekah di akhirat

Tidak ada orang yang dapat dan dapat membantu kita di akhirat, kecuali amalan yang telah kita lakukan selama dunia. Sedekah bisa menjadi pembela dan perantaraan di akhirat.

14. Hindari semua epidemi

Rasulullah saw berkata, “Cepatlah bersedekah. Karena bencana dan bencana tidak bisa mendahului amal “.
SAW berkata tentang Nabi: “Asshodaqotu tasuddu sab’iina baaban minas suu-i” berarti: “Shodaqoh, menutup tujuh puluh pintu kejahatan”.

Bersedekah merupakan penyubur pahala, menangkal kejahatan, mengandung malapetaka dan malapetaka, dan gizi yang dilipatgandakan oleh Allah SWT.

15. Berkendara cepat melewati Jembatan Mustaqim Shiratal

Jembatan Shiratal Mustaqim seperti rambut yang terbelah menjadi tujuh bagian, lebih tajam dari silet, lebih tajam dari pedang, halus dan runcing. Jembatan ini berakhir di surga dan di bawahnya adalah neraka. Cukup banyak orang yang bisa melakukannya seperti kilat, dalam sekejap mata. Oleh karena itu, berikan lebih banyak handout, karena membagikan adalah salah satu amalan yang bisa menyelamatkan orang di hari-hari terakhir.

16. Masuk surga tanpa Hisan dan hukuman

Dalam hal ini zakat yang dimaksud adalah zakat yang penuh keikhlasan dan tidak disebarkan oleh sifat kesombongan dan niat karena Allah SWT. InsyaAllah akan membukakan pintu surga bagi mereka yang ingin bersedekah kepada Allah.

17. Memberkati properti

Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan Nabi Imam Muslim, “Bukan amal untuk mengurangi kekayaan, dan hamba yang pemaaf tentu ditambahkan oleh Allah dalam bentuk otoritas untuknya.” (HR. Muslim)

Yang dimaksud dengan harta tidak dikurangi dengan handout yang mencakup dua hal. Sebagaimana tertuang dalam syarh otentik umat Islam, Imam Nawawi menyatakan bahwa kedua benda tersebut adalah miliknya, yang telah diberkahi dan dilindungi dari bahaya oleh Allah SWT, dan meskipun harta tersebut berkurang secara substansial, pengurangannya sama dengan pahala yang diterima dan berlipat ganda.

Demikian Penjelasan 17 Prioritas Pemberian Sedekah Menurut Alquran dan Hadist Semoga artikel ini semakin memotivasi kita untuk bersedekah dan semoga bermanfaat. Terima kasih

Lihat Juga : https://www.dutadakwah.co.id/doa-menyembelih-hewan/