pengertian-ppkn

Pengertian PPKn dan Tujuan Menurut Para Ahli

Persoalan kewarganegaraan merupakan alat yang digunakan oleh pemerintah untuk menyampaikan nilai-nilai budaya bangsa dan menyusun strategi yang dapat menjadi sumber ilmu bagi mahasiswa untuk berwawasan, dan membangun bangsa serta bangsa Indonesia.

pengertian-ppkn

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn)

Azrah (2003: 9)

mengatakan: “Pendidikan Kewarganegaraan merupakan program yang tujuan utamanya adalah menggerakkan warga negara ke arah yang lebih baik sesuai dengan kriteria dan tingkatan Pembukaan UUD 1945.”

(Somantri, 2001: 154)

mengutarakan pendapatnya bahwa Pendidikan Kewarganegaraan merupakan upaya untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam hubungannya dengan hubungan antara warga negara dan negara, serta dengan pendidikan bela negara, untuk menjadi warga negara, sehingga berbangsa dan bernegara. dapatkah Negara dapat mengandalkannya.

(Samsuri, 2011: 28)

Juga mengemukakan pendapatnya bahwa Pendidikan Kewarganegaraan dapat diartikan sebagai persiapan bagi generasi muda (pelajar) atau penerus negara untuk menjadi warga negara yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan nilai-nilai yang diperlukan untuk berpartisipasi secara aktif agar dapat berpartisipasi dalam masyarakat.

Zamroni (Tim ICCE, 2005: 7)

Disebutkan pula bahwa pengertian Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) adalah: “Pendidikan demokrasi, yang bertujuan menyiapkan warga negara untuk berpikir kritis dan juga bertindak demokratis, melalui kegiatan atau kegiatan yang menumbuhkan kesadaran pada generasi baru, bahwa demokrasi adalah salah satu wujud kehidupan komunitas yang paling menjamin hak setiap warga negara di masyarakat ”.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (1994: 2)

mengutarakan pendapatnya bahwa Pendidikan Kewarganegaraan merupakan suatu bidang ilmu yang digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan dan memelihara nilai moral yang luhur yang telah mendarah daging dalam bangsa Indonesia dengan harapan dapat juga terwujud dalam beberapa bentuk perilaku di kalangan umat paroki sebagai makhluk ciptaan. Tuhan.

Azis Wahab

menyampaikan pendapatnya bahwa Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan media pembelajaran yang menjadikan setiap siswa Indonesia secara sadar, cerdas dan penuh tanggung jawab.

(Cholisin, 2000: 18)

Program PKn mencakup konsep umum tentang atau berkaitan dengan administrasi pemerintahan, politik, dan hukum ketatanegaraan, serta teori umum lainnya yang sejalan dengan tujuan tersebut.

Berdasarkan pernyataan di atas, Pendidikan Kewarganegaraan dapat diartikan sedemikian rupa sehingga membentuk tingkah laku seseorang dan membekali seseorang dengan karakter dan pengetahuan keterampilan dasar yang menjadi andalan bangsa dan negara.

Tujuan PPK

Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan (PPK) adalah untuk menumbuhkembangkan ilmu pengetahuan atau wawasan dan kesadaran bernegara, sikap dan perilaku yang mencintai tanah air dan budaya bangsa, wawasan nusantara dan ketahanan nasional pada setiap calon penerus bangsa. bangsa yang juga mempelajari dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dan seni.

Menurut C.S.T. Kansil (1994: 7) menyatakan bahwa “:
Maksud dan tujuan pendidikan kewarganegaraan adalah untuk menambah ilmu pengetahuan dan mengembangkan kemampuan memahami, menghayati serta mempercayai nilai-nilai Pancasila yang menjadi pedoman dalam berperilaku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara agar mampu. menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan juga dapat diandalkan serta mempersiapkan kemampuan untuk terus belajar.

Selain itu, PPKn ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas setiap insan Indonesia yang berbudi pekerti, mandiri, maju, tangguh, profesional, bertanggung jawab, personal, produktif dan tentunya sehat jasmani dan rohani.

Ilmu Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) yang berhasil dapat atau dapat menghasilkan sikap dan mentalitas setiap individu cerdas yang bertanggung jawab penuh terhadap siswa. Sikap ini juga dibarengi dengan perilaku yang:

  • Percaya dan taat kepada Tuhan Yang Maha Esa serta memenuhi nilai-nilai falsafah bangsa.
  • Akhlak dan disiplin yang luhur dalam masyarakat berbangsa dan bernegara.
  • Bisa rasional, dinamis dan juga sabar dengan hak dan kewajiban setiap warga negara.
  • Memiliki sifat profesional yang mendalami kesadaran bela negara.
  • Aktif dalam pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni untuk kepentingan kemanusiaan, bangsa dan juga negara.

Melalui pendidikan kewarganegaraan ini diharapkan warga negara Republik Indonesia dapat “memahami”, menganalisis dan merespon setiap permasalahan yang mungkin dihadapi atau dihadapi oleh masyarakat, bangsa dan negara secara konsisten dan berkesinambungan dalam pencapaiannya. cita-cita dan juga cita-cita nasional sebagaimana diatur dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Dari kutipan di atas dapat disimpulkan bahwa untuk mencapai tujuan pendidikan kewarganegaraan membutuhkan kerjasama yang baik antara guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Dalam kerjasama ini mahasiswa dapat hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dengan baik.

Berikut adalah uraian pendapat para ahli tentang pengertian dan tujuan PPK, semoga dapat bermanfaat bagi anda.

Sumber :